Teks Cerita Fantasi Kelas 7 Kamis, 12 September 2019

3.4   Menelaah struktur dan kebahasaan teks narasi (cerita fantasi) yang dibaca dan didengar
3.4.1          Merinci struktur cerita fantasi
3.4.2          Menyimpulkan karakteristik bagian-bagian ada struktur cerita fantasi (orientasi, komplikasi, resolusi)
3.4.3          Menelaah hasil melengkapi cerita fantasi dari segi struktur cerita fantasi.

(Pengetahuan)
Pendahuluan
  • Mengucapkan salam, berdoa, mengondisikan kelas ke dalam situasi belajar dan mengabsen peserta didik.
  • Guru bertanya-jawab tentang cerita fantasi yang telah dipelajari dan mengaitkannya dengan pembelajaran yang akan dilaksanakan.
  • Dibuka dengan hal-hal yang dapat menggairahkan suasana belajar dan ada hubungannya dengan materi yang akan dipelajari.
  • Mengungkapkan kompetensi dasar dan indikator yang kan dicapai.
  • Bertanya jawab tentang manfaat pembelaran yang akan dipelajari.
  • Membangun konteks untuk menumbuhkan sikap yang telah dirancang.
Inti:
·         Membaca teks fantasi
·         Bertanya jawab tentang isi teks fantasi
·         Berdiskusi menemukan struktur teks cerita fantasi
·         Menulis struktur teks fantasi bagian orientasi
  • Menulis struktur teks fantasi bagian komplikasi
  • Menulis struktur teks fantasi bagian resolusi
  • Mempresentasikan hasil diskusi di depan kelas
  • Kelompok lain saling menanggapi.
·  Bahan :  Cerita fantasi.
·  Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Bahasa Indonesia SMP/MTs. Kelas VII. Edisi Revisi 2016. Halaman 18 s.d 35.
·  Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Buku Guru Bahasa Indonesia SMP/MTs. Kelas VII. Edisi Revisi 2016. Halaman 39 s.d 42
  1.  Penilaian Pengetahuan
Teknik             :  Tes tulis dan penugasan.
Bentuk            :  Isian dan tugas yang dikerjakan secara individu.
Indikator Soal :
Disajikan teks cerita fantasi.
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut!
  1. Tulislah langkah Menulis Cerita Fantasi!
  2. Bagaimana menemukan ide cerita fantasi?
  3. Galilah ide dengan membuat fantasi dari topik lingkungan, kecanggihan teknologi,        para pahlawan, atau topik lain yang menarik perhatianmu!
  4. Berfantasilah seakan-akan kamu mengembara pada 100 tahun yang akan datang dengan kecanggihan teknologi yang luar biasa atau kondisi lingkungan yang sudah sangat tercemar/ rusak.
  5. Tulislah tema yang akan kamu tulis dalam bentuk pernyataan!
  6. Tentukan latar!
  7. Tulislah deskripsi tokoh-tokoh dalam ceritamu!
  8. Buat sinopsis/ ringkasan cerita yang merupakan ringkasan kejadian dari awal sampai akhir cerita!
Kunci Jawaban
  1. Langkah menulis cerita fantasi: (1) Menemukan Ide Penulisan. (2) Penggalian Ide Cerita Fantasi dari Membaca. (3) Membuat Rangkaian Peristiwa. (4) Mengembangkan Cerita Fantasi.
  2. Cerita fantasi dapat diperoleh dari pengamatan. Ide cerita fantasi juga dapat diperoleh melalui membaca buku pengetahuan/ buku ilmiah tentang ruang angkasa, hewan langka, biografi tokoh dan seterusnya. Ide cerita fantasi juga dapat diperoleh dari membaca dan pengalaman mitos-mitos lokal/ daerah.
  3. Ide yang dikemukakan.
  4. Fantasi yang dikembangkan.
  5. Pernyataan yang dikemukakan.
  6. Latar suasana, tempat dan latar waktu yang dikemukakan.
  7. Deskripsi tentang tokoh-tokoh.
  8. Hasil sinopsis.
4 JP



B. Lampiran Materi

Struktur Teks Cerita Fantasi

Pada dasarnya, Teks dongeng fantasi spesialuntuk terdiri dari 3 struktur bagian, yaitu:

1. Orientasi (Pengenalan)
Di bab ini, penulis mengenalkan tokoh, tabiat tokoh, latar (tempat, suasana, sosial dan waktu), dan konflik yang terjadi dalam cerita. melaluiataubersamaini kata lain, di bab orientasi pembaca sudah sanggup menemukan jawabanan siapa, dimana, dan kapan suatu dongeng terjadi. Di bab ini juga, penulis sanggup mengembangkan deskripsi tokoh, latar, dan konflik cerita. 

2. Komplikasi (Konflik/Permasalahan)
Di bab ini, penulis menghadirkan konflik atau masalah-masalah yang menjadi inti cerita. Masalah tersebut dikembangkan menjadi rangkaian dongeng dengan alur yang menarikdanunik. Di bab ini pula, penulis mengembangkan inti dongeng dengan mengacu pada hubungan lantaran akhir sampai mencapai puncak dongeng (titikpuncak). melaluiataubersamaini kata lain, di bab komplikasi ini, pembaca sanggup mengetahui bagaimana dongeng mengalir dari sebuah permasalahan atau konflik awal, kemudian menjadi semakin rumit, dan mencapai puncak (titikpuncak).

3. Resolusi (Penyelesaian Masalah)
Resolusi yaitu bab final dari teks dongeng fantasi. Itu berarti tidak ada lagi penambahan konflik gres di tahapan ini. melaluiataubersamaini kata lain, penulis spesialuntuk menghadirkan penyelesaian dilema atas konflik-konflik yang ada sebagai epilog cerita.

Alur dan Kebahasaan Teks Cerita Fantasi

Penjelasan tentang alur teks dongeng fantasi terkait dengan struktur dongeng di atas. Itu berarti, alur teks dongeng fantasi terbagi menjadi 4 bagian, yaitu : proses pengenalan, timbulnya konflik/permasalahan, konflik mencapai puncak (titikpuncak), dan penyelesaian masalah.

Selanjutnya, klarifikasi tentang ciri Kebahasaan Teks Cerita Fantasi dipaparkan sebagai diberikut:
  1. Teks dongeng fantasi memakai sudut pandang penokohan menyerupai aku, aku, kami, mereka, nama orang (seperti Joko, dsb).
  2. Teks dongeng fantasi memakai kata sifat dari hasil pengamatan panca indera untuk menggambarkan atau mendeskripsikan tokoh, latar (tempat, waktu, suasana, sosial), dan konflik yang ada. Di tahapan ini, penulis dongeng fantasi sanggup saja menghadirkan pilihan-pilihan kata (diksi) sebagaimana yang biasa ditemukan di dalam kaidah kebahasaan teks/paragraf deskripsi. Perbedaannya spesialuntuklah pada kesesuaian dongeng dengan fakta. Pada teks fantasi, penulis mendeskripsikan sesuatu yang berupa imajinasi seakan-akan tampak benar-benar nyata. Sedangkan pada teks deskripsi, penulis mendeskripsikan sesuatu yang benar-benar faktual dan sesuai fakta (bukan karangan).
  3. Teks dongeng fantasi sanggup juga memakai kata metafora (kiasan) dan personifikasi (perumpamaan). 
  4. Teks dongeng fantasi memakai kata penghubung (konjungsi) penanda urutan waktu menyerupai pada teks narasi, misalnya: selanjutnya, akhirnya, pada mulanya, pertama-tama, kemudian, lalu, dsb.
  5. Teks dongeng fantasi memakai kalimat atau ungkapan pribadi (direct expression) untuk menambah cita rasa / kelezatan isi cerita. Ungkapan ini dihadirkan penulis dalam bentuk obrolan atau percakapan antar tokoh di dalam cerita.

Tugas!
Carilah salah satu contoh teks cerita fantasi kemudian tempelkan di buffalo masing-masing paragraf yang mengandung struktrur teks cerita fantasi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kisi Kisi Soal UH Bab 5 Puisi Rakyat, Kamis 23 Januari 2020

MATERI DAN TUGAS DARING KELAS 7, SENIN 18 MEI 2020

DARING KELAS 8A, SELASA 12 MEI 2020