BERMAIN DRAMA KELAS 8 (MATERI DAN TUGAS) Kamis, 19 Maret 2020


BERMAIN DRAMA

KOMPETENSI DASAR
3.15     Mengidentifikasi unsur-unsur drama (tradisional dan moderen) yang disajikan dalam bentuk pentas atau naskah.

TUJUAN PEMBELAJARAN
1.      Mengidentifikasi unsur-unsur drama (tradisional dan moderen) yang disajikan dalam bentuk pentas atau naskah.
2   Mendiskusikan unsur-unsur dan isi drama
3.   Menelaah karakteristik unsur dalam teks drama yang berbentuk naskah atau pentas.

MATERI PEMBELAJARAN

Pengertian Drama Menurut Para Ahli

  • Moulton, Drama adalah kisah hidup digambarkan dalam bentuk gerak (disajikan langsung dalam tindakan).
  • Balthazar Vallhagen, Drama adalah seni yang menggambarkan alam dan sifat manusia dalam gerakan.

  • Ferdinand Brunetierre, Menurut drama harus melahirkan keinginan oleh aksi atau gerakan.

  • Budianta dkk (2002), Drama adalah genre sastra yang menunjukkan penampilan fisik secara lisan setiap percakapan atau dialog antara pemimpin di sana.
  • Tim Matrix Media Literata, Drama adalah bentuk narasi yang menggambarkan kehidupan dan alam manusia melalui perilaku (akting) yang dipentaskan.

  • Seni Handayani, Drama adalah bentuk komposisi berdasarkan dua cabang seni, seni sastra dan seni pertunjukan sehingga drama dibagi menjadi dua, yaitu drama dalam bentuk teks tertulis dan drama dipentaskan.

  • Wildan, Drama adalah komposisi berdasarkan beberapa cabang seni, sehingga drama dibagi menjadi dua, yaitu drama dalam bentuk teks tertulis dan drama dipentaskan.

  • Anne Civardi, Drama adalah sebuah kisah yang diceritakan melalui kata-kata dan gerakan.

  • Menurut KBBI : drama memiliki beberapa pengertian. Pertama, drama diartikan sebagai komposisi syair atau prosa yang diharapkan dapat menggambarkan kehidupan dan watak melalui tingkah laku (akting) atau dialog yang dipentaskan. Kedua, cerita atau kisah terutama yang melibatkan konflik atau emosi, yang khusus disusun untuk pertunjukan teater. Ketiga, kejadian yan menyedihkan.

Seni drama merupakan bentuk karya sastra yang berupa pertunjukan sebuah peran diatas panggung. Drama mementaskan sebuah cerita yang dibuat oleh penulis dalam bentuk tertulis, yang disebut sebagainaskah.
Secara umum, seni drama memiliki empat unsur pondasi, yaitu naskah drama, pemain, lokasi pertunjukkan, dan penonton.
Uniknya, walaupun naskah yang dimainkan sama, tetapi jika digarap oleh sutradara yang berbeda, akan berbeda pula hasil pementasannya. Hal ini tergantung pada perspektif dan pesan yang ingin dibangun oleh sang sutradara. Maka dari itu, naskah adalah unsur primer dalam drama yang kontennya selalu diperhatikan. Ingin tahu apa sajakah unsur-unsur yang terkandung dalam naskah drama? Berikut penjelasannya.
1. Tema

Tema
Sumber: silabus.org
Tema adalah ide pokok dari cerita yang dijadikan dasar dari naskah drama. Tema inilah yang kemudian akan dikembangkan menjadi rangkaian alur cerita dengan tokoh-tokoh dan karakter yang ada didalamnya.
2. Pesan (Amanat)
 
Pesan (Amanat)
Sumber: charlieheng.com
Dalam setiap cerita, akan selalu ada pesan (makna) yang ingin disampaikan kepada penonton. Pesan yang terkandung dalam naskah biasanya berbentuk pesan moral yang ingin diangkat oleh penulis.Sebuah pementasan drama dikatakan sukses jika penontonnya memahami cerita dan pesan yang dibawa didalamnya.
3. Plot (Alur Cerita)
 
Plot adalah rangkaian peristiwa yang membentuk suatu cerita tertentu. Plot dari sebuah naskah akan disusun sebaik mungkin agar menarik dan kreatif, namun tetap mempertahankan pesan yang harus terkandung dalam naskah.Plot yang baik harus bisa mengarahkan cerita pada masalah inti yang ingin diangkat.
Secara umum, plot naskah drama dibagi menjadi beberapa bagian, yaitu :
  • Pemaparan (eksposisi)
Pada bagian pertama dari pementasan, biasanya akan diceritakan latar tempat, waktu, dan kondisi dari situasi yang terjadi. Eksposisi berfungsi layaknya pengantar cerita.
  • Konflik awal
Pada awal cerita, situasi yang ada masih dalam keadaan normal. Kemudian, pada saat konflik awal, mulai timbul suatu masalah yang menyebabkan perselisihan antara para pemain. Konflik adalah faktor penggerak cerita yang membuatnya semakin menarik.
  • Klimaks
Ketika timbul konflik demi konflik dalam cerita, klimaks akan menjadi puncak dari segala konflik dalam alur. Misalkan ketika timbul masalah antara pemain yang berperan sebagai kekasih dan mereka berakhir dengan perpisahan. Perpisahan tersebut dinamakan klimaks dari cerita.
  • Penyelesaian (ending)
Setelah terjadi klimaks, akan ada solusi dan penyelesaian dari konflik tersebut. Ending akan menjadi akhir dari sebuah naskah drama, yang memberikan kesimpulan akan cerita tersebut.
4. Penokohan
 
Penokohan adalah karakter (perwatakan) yang dimiliki oleh tokoh yang dimainkan.Dalam drama, penokohan biasanya dibagi menjadi 2 jenis, yaitu protagonis dan antagonis. Protagonis adalah karakter yang senantiasa menjadi pihak yang benar dan melakukan kebaikan. Sebaliknya, antagonis adalah karakter yang melakukan kejahatan (keburukan).
5. Dialog
 
Dialog
Sumber: pepnewz.com
Dalam naskah drama, obrolan yang dilakukan antara pemain dinamakan dialog. Dialog ini menggambarkan cerita dalam naskah secara langsung maupun tidak langsung. Dialog yang baik dan sesuai tentu adalah dialog yang membangun cerita dan mendukung alur dalam naskah. Misalkan ketika seorang pemain diceritakan sedang marah dengan temannya, ia akan mengatakan “Ah, aku kesal dengan perbuatanmu!”.
6. Setting (Latar)
 
Setting (Latar)Sumber: i.pinimg.com
Latar dalam sebuah drama mencakup segala unsur yang terkandung dalam sebuah plot (alur cerita). Latar terdiri dari latar waktu, latar tempat, latar suasana, latar budaya, dan lainnya. Semua unsur tersebut merupakan hal penting yang sangat mendukung cerita dalam naskah sehingga penonton dapat memahami cerita drama tersebut. Buatlah latar yang mendukung cerita agar pensuasanaan semakin terbangun.
7. Bahasa
Bahasa yang dipakai dalam naskah drama juga tidak kalah pentingnya dalam kelancaran pementasan. Drama yang baik akan menuliskan cerita dengan bahasa yang mudah dipahami dan dimengerti.
Naskah merupakan tonggak utama dalam pementasan drama. Maka dari itu, penting untuk memastikan seluruh elemen yang ada dalam naskah dan elemen pendukung lainnya bekerja dengan baik dan sesuai, agar keseluruhan pementasan dapat berjalan dengan sukses.
Bacalah kutipan teks drama berikut ini.
Judul                    : Zaman
Karya                   :  Sri Kuncoro
Tokoh-tokoh:
Ayah                    : Kepala rumah tangga, umur 55 tahun, berwatak sabar dan penyayang.
Ibu                        : Ibu rumah tangga, umur 50 tahun, berwatak mudah panik dan mudah tersinggung.
Anak 1                 : Gadis, umur 22 tahun, cantik, energik, berjiwa pemberontak, dan idealis.
Anak 2                : Laki-laki, umur 19 tahun, tegap, kuat, dan egois.
Ibu                         : Ayah, sepertinya hujan akan turun. Lihatlah mendung itu gelap sekali. Di mana anak-anak?
Ayah                     : Tenanglah Bu. Mereka, ‘kan sudah dewasa.
Ibu                         : Tapi, ‘kan tidak biasanya mereka pulang terlambat. Lagi pula mendung begini dahsyat.
Ayah                     : Mereka toh bisa berlindung, jika nanti hujan turun dengan lebat.
Ibu                         : Ah, Ayah selalu begitu!
Ayah                     : Ah, Ibu juga selalu begitu!
(Keduanya diam, lalu anak ke-2 memasuki pintu panggung)
Ibu                         : Kenapa pulang terlambat, Man? Sudah makan siang, Nak?
Anak 2                  : Sudah Bu. Tadi, ada demo yang menghambat lalu lintas.
Ayah                     : Demo tentang apa dan oleh siapa?
Anak 2                  : Tidak tahu, Ya. Saya tidak peduli demo macam apa dan oleh siapa.
(Masuk ke kamar, ganti baju, dan keluar lagi).
Ibu                         : Kau mau kemana lagi, Man?
Anak 2                  : Voli, Bu. Ada latihan di stadion.
Ibu                         : Mendung begitu gelap, kakakmu belum pulang. Carilah dulu!
Anak 2                  : Saya sudah terlambat, Bu. Lagi pula Kakak pasti bisa menjaga diri.
Ibu                         : Hujan akan segera turun. Nanti dia terjebak hujan. Jemputlah dulu!
Anak 2                  : Bu, saya sudah berumur 19 tahun. Jadi, saya rasa, Kakak juga sudah bukan balita lagi.
Ayah                     : Man, jangan kasar kepada ibumu!
(Anak 1 mendadak nyelonong masuk dan menghempaskan tubuhnya ke sofa)
Anak 2                  : Tuh, Bu, Putri Cinderela sudah kembali ke istana. Saya pergi dulu!
Anak 1                  : Reseh, lu!
Ibu                         : Dari mana kau, Martha?
Anak 1                  : Biasalah, Bu, memperjuangkan keadilan.
Ayah                     : Keadilan macam apa?
Anak 1                  : Keadilan bagi rakyat jelata. Sekarang ini, ya, segala kepentingan umum sudah dimanipulasi oleh kepentingan golongan
dan orang-orang tertentu. Tadi, ya, seandainya tidak ada bentrok dengan polisi, kami sudah bisa menembus gedung
yang angkuh itu.
Ibu                        : Kau berurusan dengan polisi?
Anak 1                 : Demi keadilan, Bu.
Ibu                        : Jangan macam-macam kamu, ya,!
Anak 1                  : Ibu jangan khawatir. Jangan panik seperti itu!
LATIHAN
Jawablah pertanyaan berikut!
1. Apa tema yang dapat kamu tangkap dari kutipan drama di atas?
2. Siapa saja tokoh dalam kutipan drama di atas?
3. Sebutkah perwatakan tokoh berikut!
   Tokoh                                           Perwatakan
Ayah                                             ………………………………………………………………………
Ibu                                                ………………………………………………………………………
Anak 1 (Martha)                       ………………………………………………………………………
Anak 2 (Arman)                       ………………………………………………………………………
4. Di mana dan kapan latar drama di atas?
5. Bagaimana suasana yang melatarbelakanginya?
6. Mengapa Martha bentrok dengan polisi?
7. Apa tujuan Martha berdemonstrasi?
8. Amanat apa yang kamu temukan dalam kutipan drama di atas?


catatan : silakan kerjakan tugas di atas untuk kelas 8A kemudian foto tugas tersebut dan foto bukti selfi kalian mengerjakan tugas kemudian kirim melalui wa 0895621990978. Batas waktu maksimal mengerjakan pukul 12.00 WIB. Selamat mengerjakan!

Komentar

  1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kisi Kisi Soal UH Bab 5 Puisi Rakyat, Kamis 23 Januari 2020

MATERI DAN TUGAS DARING KELAS 7, SENIN 18 MEI 2020

DARING KELAS 8A, SELASA 12 MEI 2020